Kamis, 16 Desember 2010

materi pembelajaran SMA kelas X SEMESTER 1

MENDENGARKAN SAMBUTAN DAN MENGUNGKAPKAN POKOK-POKOK ISINYA



Anda TEntu pernah mendengarkan sanbutan . sambutan di sini berpungsi mengantarkan atau mengarahkan pesaerta untuk masuk ke suatu inti suatu acara .

Sanbutan yang baik terdiri atas bagian bagian sebagai berikut:
-. Bagian pembukaan berisi ucapan penghoratan kepada hadirin dan syukur kepada tuhan yang maha esa
-. Bagian isi berisi tentang latar belakang dan uraian singkat tentang penyelenggaraan
-. Bagian penutup berisi harapan akan lancarnya acara serta ucapan trimakasih pada semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut.

MENGGUNAKAN KALIMAT DENGAN PERLUASAN PRASE NOMINAL (INI,ITU,TADI,TERSEBUT,SEBUAH,SEORANG,SUTU DAN SESUATU)


Dalam kesempatan ini mari kita bahas mengenai pengunaan prase nominal ini dan itu.
Kata INI adalah kata penunjuk kata penunjuk ini biasanya di gunakan untuk menunjukan benda yang jaraknya relatip dekat . sedangkan kata penunjuk ITU untuk menunjukkan benda yang jaraknya relatip jauh
a. kata itu atau ini sebagai penunjuk benda . yang terletak di awal kata yaitu terdapat kata .ini pohon mangga , ini si dia ,itu mobil saya ,itu bapak saya.
b. Kata ini dan itu Sebagai pembatas benda yang di bicarakan ,yaitu .rumah ini belum di huni,kamar ini belum di bersihkan, rumah itu akan di jual ,jalan itu akan di bongkar
c. Kata ini dan itu sebagai pengganti benda .atau di gunakan pada benda yang di gantikan ini akan saya jual , kamu mau pilih yang ini apa yang lain? Itu lebih enak dari pada yang lain , itu saja sudah cukup.
d. Kata ini itu sebagai pemberi penekanan di gunakan dibelakang kalimat yang akan di tekankan yaitu,saya ini pemuda di sini makanya saya permasalahanya .keberhasilan itu dicapai berkat bantuan orang banyak.
e. Kata ini itu sebagai kata hubungan dengan benda atau hal yang yang telah di sebutkan di dalam kalimat yang terdahulu.saya dapat nilai bagus itu karena saya anak pintar di kelas. Mobil sudah kotor itu harus di cuci,saya dapat nilai bagus ,ini hasil orang giat belajar.

Pengunaan kata tadi dan tersebut
-. Kata tadi menunjukkan kata waktu yang baru san telah terjadi
-. Kata tersebut merupakan kata yang merujuk pada kata atau kalimat yan g di sebutkan pada kalimat sebelumnya .contoh kamu anak jalanaan, kata2 tersebut seharusnya tidak di keluarkan dari mulutnya.

Penggunaan kata sebuah dan seorang

Kata sebuah dan seorang merupakan kata bantu bilangan kata bantu ini di gunakan dengan aturan sebagai berikut:
a. kata seorang dapat berarti satu orang. Kata ini di gunakan di depan kata benda yang menyataakan orang termasuk yang berkenaan dengan :
1. kata nama perkerabatan seperti

- ada seorang ibu duduk di situ
- saya punya seorang kakak

2. kata nama pangkat atau gelar dan jabatan seperti :

- sebagai seorang kepala keluarga memikul beban yang sangat berat
- kakak saya seorang polisi

b. kata sebuah berarti satu buah , kata ini di gunakan di depan kata benda umum dan terhitung

- dia membawa sebuah mobil baru
- dia memerlukan sebuah sepeda motor

pengunaan kata suatu dan sesuatu

kata suatu dan sesuatu harus di pakai dengan tepat kata suatu harus di ikuti dengan kata benda sedangkan kata sesuatu tidak di ikuti dengan kata benda

- dia menemukan sesuatu
- pada suatu hari dia dating dengan wajah yan g sangat pucat




MEMBACA INTENSIP BERPOLA UMUM –KHUSUS SERTA PERBEDAANYA

Dalam suatu para grap terdiri dari gagasan pokok dan di ikuti dengan kalimat kalimat penjelas dalam pengembangan para grap ada dua pola yang sering di gunakan
1. pola umum ke khusus yang artinya gagasan pokok terletak di awal paragarp dan di ikuti dengan gagasan penjelas
2. pola khusus ke umum(induktif) artinya ide penjelas terletak di awal paragraph dan di ikuti gagasan yang bersipat umum atau ide pokok

MENULIS KARANGAN ILMIAH BERBENTUK EKSPOSISI

Dalam menulis karangan tentunya anda terlebih dahulu menentukan tema karangan tersebut, dan masalah yang sering di hadapi dalam menentukan tema karangan adalah menentukan topic atau pokok pembicaraan , di lihat dari segi karangan tersebut bahwa di antara topic dan tema ini mempunyai kemiripan yang di mana sesungguhnya di antara ke dua ini memiliki perbedaaan yang sangat mendasar. Topic adalah pokok pembicaraan dalam sebuah karangan . sedangkan pengertian tema dalam mengarang dapat di lihat dari dua sudut yaitu sudut setelah karangan itu selesai yang artinya tema di suatu pesan atau gagasan pokok yang ingin di sampaikan pengarang kepada pembaca . sedangkan tema di lihat dri segi proses pembuatan karangan yaitu suatu rumusan dari topic yang akan di jadikan landasan pembicaraan dalam karangan tersebut atau tema ini adalah bagian penjelasan dari topic

Setelah menentukan tema anda tentunya akan mengembangkan topic anda menjadi sebuah karangan akan tetapi alangkah baiknya jika anda membuat kerangka karangan terlebih dahulu fungsi dari kerangka karangan ini :
- untuk menyusun karangan secara tratur
- memudahkan penulis mencapai klimaks
- menghindari pengarapan topic sampai dua kali
- memudahkan penulis untuk mencapai materi pembantu

karangan eksposisi ini bertujuan untuk memberikan impormasi maka pengembangan karangan ekspo di uraikan dalam bentuk proses.


MEMAHAMI DRAMA DAN NOVEL


Dranma adalas suatu kaarya sastra yang di pentaskan yang di mana menceritakan suatu kejadian atau pengalaman hidup manusia.

Karakterlistrik sebuah drama adalah
-. Terdapat pengalaman hidup manuasia
-. Di pentaskan atau di pertunjukkan
-. Di hadapan orang banyak
-. Di atas panggung
-. Berbentuk dialog

Jenis-jenis drama

-. Drama absur= drama yng mengabaikan atau melanggar konversi alur penokohan dan tematik
-. Drama borjuis = drama yang menceritakan kaum bangsawan
-. Drama dometik=drama yang menceritakan rakyat biasa
-. Drama heroic= drama yang menirukan bentuk tragedy dan yang selalu bertemkan cinta dan nama baik
-. Drama liris= drama yang berbentuk puisi
-. Drama rumahtngga = drama yang mengggambarkan suatu rumah tangga yang relistis
-. Drama satire= yaitu drama yang berdiri sendiri umumnya bersipat komedi
-. Drama tari=. Yaitu drama yang di lakonkan dengan tarian
-. Drama tendens=. Drama yang berisi masalah social seperti kepincangan2 yang terjadi dalam masiarakat
-. Drama duka =. Drama yang kusus menggambarkan kejahata ataun kereuntuhan tokoh utama .



Unsur2 intrinsik drama

a. premis atau tema

peremis atau tema sering di sebut dengan ide sentral .tema merupakan perumusan inti sari cerita .atau sering di sebut ide pokok dalam drama .

b. karakter atau tokoh

tokoh adalah karakter yang hidup ia merupakan indipidu rekaan yang mengalami suatu pristiwa dalam suatu cerita . atau ia adalah sebuah boneka di tangan penulis.

Dalm penciptaan karakter pengarang menganalisisnya dalam tiga dimensi yaitu sebagai berikut:
a. dimensi pisiologis , usia ,jenis kelamin ,ke adaan tubuh , cirri muka dan sebagainya
b. dimensi sosiologis ,setatus social ,pekerjaan ,jabatan dan peran dalam masiarakat ,pendidikan ,kehidupan pribadi, kepercayaan idiologi, aktipitas social bangsa budaya dan keturunan
c. dimensi pisikologis ,mentalitas dan ukuran moral,tempramen , keinginan prasaan pribadi, sikap dan kelakuan ,tingkat kecerdasan dank e ahlian kusus dalam bidang tertentu.


Tokoh drama dalam peranya dapat di bedakan menjadi 4 yaitu:

1. tokoh protagonist adalah tokoh sentral yang baik penyayang dan lembut
2. tokoh anta gois adalah tokoh yang mempunyai perwatakan keras dan membrontak
3. tokoh trita gonis adalah tokoh netral yang tidak memihah tokoh anta maupun prota
4. tokoh pembantu atau tokoh piguran


PLOT ATAU ALUR

Plot atau alur adalah kejadian atau pristiwa dalam drama yang di susun secara kronologis atau sering di sebut dengan jalan criata.

Di dalam alur sebuah drama dapat di susun debagai berikut:
1. permulaan =protasia atau exposition yaitu bagian yang mengantarkan dalam drama , memaparkan para tokoh menjelaskan latar cerita ,dan gambaran pristiwa yang akan terjadi.
2. jalinan kejadian =efitato atau complication gambaran yang mengambarkan pertikaian yang di alami oleh para tokoh.
3. puncak laku atau catastatis atau sering juga di sebut dengan klimaks yaitu bagian yang mengambarkan petikaian ti titik ketegangan
4. ketegangan menurun bagian yang menceritakan ketegangan berangsur2 mereda atau menuju titik balik menuju ke sudahanya
5. peleraian =resulusion, bagfian yang menceritakan pertentangan2 mulai mereda seolah2 mulai ada kesepakatan damai di antara para tokoh
6. penutup cathatrophe, penyelesaian , yaitu menceritakan pertentangan yang di alami para tokoh sudah berakhir atau sudah terpecahkan

DIALOG

Dialog atau sering di sebut dengan percakapan merupakan unsure terpenting dari sebuah drama dialog merupakan unsure pembeda antara drama dengan jenis karya seni atau karya sastra yang lain melalui dialod ini semua unsur2 yang terdaopat dalam dalam drama dpat di muncUL


MEMERAKAN NASKAH DRAMA DENGAN LAPAL,INTONASI,NADA, DAN MIMIK YANG TEPAT

Untuk memahami suatu drama dapat di lakukan dengan dua cara yaitu dengan melihat pementasan dan membaca naskah drama . di antara keduanya membaca naskah drama memiliki tingkatan yang lebih sulit untuk memahami suatu drama , ini di karenakan pada pembacaan kita hanya memahami lewat kata kata dan aspek ekstrinsik yang di bahasakan eperti situasi ,emosi dan karakter. Kita hanya memahami kesatuan drama hanya dari satuan kata kata.
Setelah anda berlatih menulis naskah drama anda di harapkan dapat memerankan naskah drama , dalam memerankan naskah drama anda haruys memperhatikan
1. pengucapan

pengucapan di sini mencakup 3 hal yaitu= tekanan dinamik ,tekanan tempo dan tekanan nada.
a. tekanan di namik adalah tekanan keras dalam pengucapan yang artinya kata yang penting di ucapkan lebih keras dengan kata yang di anggap tidak penting

contoh: - saya pergi pada jam delapan(bukan jam lima)
- saya pergi pada jam delapan(bukan tinggal)
- saya pergi pada jam delapan(bukan dia)

b. tekanan tempoadalah tekanan lambat dan cepatnya seorang ketika mengucapkan sebuah kata dlam kalimat (saya muak sekali mendengar kata katanya (kata muak kalo di ucapkan dengan kata lambat akan mempunyai arti kesedihan tetapi kalao kata muak di ucapkan dengan kata cepat akan mengambarkan kemarahan )
c. tekanan nada adlah tekanan tinggi rendahnya suatu nada dalam mengucapkan suatu kata dalam sebuah kalimat(kao sudah gila=gila dalam kata ini adalah makian)(gila ! dia bisa mengalahkan ang juara =gila di sini mengatakan ebuah pujoian)

2. gerak

gerak di sini di maksudkan adalah gerak anggota badan atau pernyataan perasaan dan pikiran yang di lakukan dengan gerakan jari2 genggaman telapak tangan mengangkat bahu dan lain2
contoh: silakan duduk(di sini kita menggunakan telapak tangan dan jari ari tangan)
merdeka(di sana kita menggunakan kepalan tangan )

3. air muka (mimic)

air muka adalah pernyataan perasaan atau suasana hati yang di lakukan dengan perubahan perubahan dengan air muka .orang yang dalam keadaan marah misalnya akan tampak pda raut wajah yang merah padam dan matanya yang melotot . orang yang sedag binging tampak pada dahinya yang mengkerut dan pandangan matanya berpokus pada salah satu objek . tetapi hampa .

MEMBACA DAN MENGANALISIS NIVEL INDONESIA

Salah satu bentuk karya sastra adalah novel .dalam kamus besar bahasa Indonesia 2001 novel di artikan suatu karya sastara prosa yang panjang mengandung rangkayaan ke hidupan seseorang dan orang di kelilingnya dengan menonjolkan tokoh dan watak setiappelakunya.nurgianto menyebutkan bahwa novel dan cerita pendek adalah dua bentuk karya sastra yang sekaligus di sebut piksi , bahkan dalam perkembanganya yang kemudian novel di anggap bersinonim dengan fiksi.oleh sebab itu pengertian novel sama dengan pengertian piksi . sebelum novel berasal dari bahasa inggris yang kemudian masuk ke Indonesia kata novel tersebut berasal dari bhasa itali yaitu novella .
Pada dasarnya novel sama dengan derama . anda sudah tau bentuk naskah drama bukan ? naskah drama merupakan cerita dengan bentuk dialog antar tokoh dalam novel di ujudkan dalam bentuk teks narasi .

MENULIS RESENSI NOVEL

Resensi sering di sebut timbangan buku atau bedah buku .di katakana demikian karma penulis resensi mempertimbangkan ,megupas buku untuk memperlihatkan kepada pembaca baik dan buruknya kelebihan dan kelemahanya ,
Tujuan dari resensi ini adalah membantu pembaca untuk menentukan pilihanya untuk membaca atau tidak karya tersebut
Dalam resensi sebuah noel sastra .di tuntut objektipitas peresensi penilaian atas karya satra tersebut tidak boleh bersipat subjektif . misalnya karena rasa suka atau tidak suka pada pengarangnya .hal ini di karenakan hasil resensi akan di baca oleh kalayak umum sehingga langsung atau tidak langsung ,akan mempengaruhi penilaian masiarakat terhadap buku yang di resensi resensi novel sastra biasanya di sajikan dalam bentuk tulisan di Koran atau majalah .akan tetapi adakalanya sebuah novel sastra akan di resensi langsung dalam sebuah porum diskusi . misalnya dalam acara bedah buku ,pada porum ini , seorang peserta di tuntut mampu menyimak dengan seksama dan pemberian komentar berkaitan dengan materi buku yang di resensi dalam acara bedah buku tersebut .
Meresensi sebuah novel erat kaitanya dengan membaca novel tersebut , dengan kata lain menulis resensi sebuah novel berarti harus membaca dan memahami novel tersebut ,proses pembacaan novel sastra merupakan langkah awal dalam menulis resensi novel sastra . sebuah resensi adalah bentuk pertanggungjawaban dri analisis kita dalam membaca dan mengomentari sebuah novel sastra .untuk itulah dalam penulisan sebuah resensi terdapat aturan atau petunjuk sebagai rambu rambu . ini di maksudkan ada setandar objektif bagi penulis dalam menulis sebuah resensi novel sastra .
Petunjuk praktis dalam menulis resensi novel sastra:
1. penulis resensensi hendaknya membaca buku yang akan di resensi secara menyeluruh satu sampai dua kali
2. catatlah hal2 yang menarik dan sebaliknya ,hal hal yamng terasa janggal yang perlu mendapat perhatian khusus
3. tulislah kesan anda setelah membaca buku yang akan di resensi kesan positif atau negative dan padatkan kesan tersebut untuk menjadi judul resensi anda
4. tulislah judul resensi anda!
5. tulislah idetitas buku
a. judul buku(novel)
b. nama pengarang
c. nama penerbit dan tahun terbit
d. tebal buku
6. susunlah tubuh resensi anda dengan mengetengahkan
a. jenis buku yang anda resensi
b. pokok persoalan yang di sampaikan dalam novel tersebut
c. ungkapan secara garis besar alur ceritanya
d. pelaku tokoh tokoh dalam mengidupkan alur ceritanya
e. Kemukakan alasan atau kesan anda


PENDIDIKAN



MENDENGARKAN DAN MENYIMPULKAN WAWANCARA
MELAKUKAN WAWANCARA TENTANG PELESTARIAN BUDAYA SENDIRI

Anda tentu pernah melihat atu mendengarkan wawancara . wawancara adalah suatu kegiatan berbahasa lisan dalam bentuktanya jawab,tujuanya untuk mendapatkan impormasi .
Untuk melakukan wawancara pewawancara di harapkan memperhatikan hal hal tertentu ,baik sebelum maupun ketika berwawancara.

Hal hal yang perlu di perhatiakn adalah hal2 sebagai berikut:
1. menentukan topic wawancara
2. menentukan tujuan (impormasi apa yang ingin di dapat)
3. mempersiapkan daptar pertanyaan
4. menentukan narasumber
5. membuat janji dengan nara sumber mengenai waktu tempat untuk bertemu (hendaknya pe wawancara tidak memaksakan kehendaknyan , melainkan menuruti kemawan narasumber)

se

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar